Kabar Nusantara News;- Belum lama ini Ketua PMII Sulsel Ahmad Sirajul Munir mengeluarkan statemen penolakan terhadap gerakan Deklarasi #2019GantiPresiden yang akan di laksanakan di kota makassar.Makassar (06/08/2018)

Aksi ini merupakan aksi yang kedua setelah melakukan gerakan jalanan di beberapa titik seperti yang di lakukan oleh sahabat – sahabat PMII cabang makassar.

Sebagai insan intelektual dan selaku generasi muda yang cinta akan Sulawesi Selatan,PMII berinisiatif melakukan FGD”Focus Group Discusion” dalam rangka mengkaji atau duduk bersama -sama dengan seluruh element yang ada di kota makassar untuk membahas apakah gerakan deklarasi ganti presiden ini “konstitusional atau Makar”.

Menurut ketua Pelaksana,Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di hotel Harper pukul 11.00 wita – selesai Dengan mengundang tokoh-Tokoh Agama,Ormas,OKP, Pondok Pasantren, dan Organ kemahasiswaan serta pihak – pihak terkait lainnya.

“Kita berharap melalui FGD ini dapat melahirkan suatu rekomendasi terkait gerakan ganti presiden apakah konstitusional atau Makar. Mengingat masa kampanye belum di mulai.”ungkap Hamdan Yang Juga skretaris PKC PMII Sulsel saat di Hubungi Via Whatt’s App 06 Agustus.

Para Mahasiswa ini berharap Sulsel juga tidak terprovokasi dengan Gerakan ini.

“Kami berharap masyarakat Sulsel tidak terprovokasi yang bisa melahirkan perpecahan masyarakat. Sebab jangan sampai kegiatan ini ada rencana besar dari kelompok kelompok yang anti oleh pemerintah yang membubarkan ormas ormas Radikal.”tutupnya.

Editor : Fadly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here