Kabar Nusantara News;- Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan perusahaan dari Amerika Serikat (AS) dan China mau bikin pabrik baja hingga baterai lithium di Indonesia. Nilai investasi berkisar antara US$ 5 miliar hingga US$ 10 miliar.Nasional (14/08/2018)

Luhut menjelaskan investasi akan bertahap dalam kurun waktu 5 tahun. Peresmian dimulainya proyek pembangunan pabrik direncanakan pada 30 Agustus 2018.

“Perusahaan Prancis dengan China investasi mulai dari nikel, stainless steel, carbon steel sampai lithium baterai. Investasi bertahap US$ 5 milar sampai US$ 10 miliar itu sampai lima tahun ke depan. Jadi nanti ground breaking tanggal 30 bulan ini,” katanya di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Luhut enggan menjelaskan identitas perusahaan tersebut, namun menurutnya investasi ini akan mendorong ekonomi.

“Jadi investasi kita terus berjalan dan nggak mudah. Memang semudah membalikkan telapak tangan? Kan banyak proses yang kita lalui,” ungkapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here