Kabar Nusantara News;- Komite Ad Hoc Integritas baru saja mengumumkan daftar kepengurusannya yang diketua oleh Ajmad Riyadh.Olahraga (02/02/2019)

Menurut Sekjend PSSI Ratu Tisha Destria, Komite PSSI yang didukung oleh Kepolisian dan Kejaksaan Agung ini memiliki sederet tugas dan program utama Komite Ad Hoc.

PSSI juga akan melaporkan kepada FIFA terkait tindakan tang nanti akan dilakukan oleh Komite Ad Hoc.

“Program kerja akan dilaksanakan selama satu tahun untuk komite Ad Hoc ini yang akan terdiri dari lima pilar besar, yang pertama aksi prevention atau hal-hal apa yang harus dilakukan untuk pencegahan. Kedua pilarnya adalah manajemen resiko yang harus kami punya SPO yang jelas untuk setiap kompetisi di Indonesia dan juga hal-hal lainnya agar tidak merusak integritas sepakbola,” ujar Tisha kepada pewarta di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

“Ketiga adalah information gathering, seperti apa prosedur kami dalam mencari informasi, single point of contact-nya siapa, bagaimana pelaporan, bagaimana tindak lanjut. Keempatnya adalah Investigation apabila kami dari 1 2 3 itu menemukan hal-hal yang sekiranya bisa dinaikkan ke step berikutnya, maka kami akan mulai investigasi,” kata dia.

“Dan, terakhir adalah disciplinary prociding. Seperti yang tadi Pak Riyadh sampaikan apakah disciplinary prociding tersebut akan masuk dalam yudisial PSSI, atau ranahnya hukum, atau ranahnya lain hal untuk bisa diinvestigasi ulang, itu akan diputuskan dalam ke lima step itu secara sekular,” dia menambahkan.

Ratu melanjutkan, PSSI telah berkomunikasi dengan FIFA sehingga FIFA dan AFC telah mengetahui akan hal ini.

“Nah FIFA dan AFC mengetahui hal ini, kami telah berkomunikasi dengan FIFA dan AFC untuk pertemuan dengan AFC sendiri sudah pernah dilakukan kemarin sebelum tim ini dibentuk, untuk mendapatkan gambaran frame pertama,” Tisha menambahkan.

“Harapannya meeting pertama akan dilakukan pekan depan tanggal 7 Februari yang kemudian akan kami report ke FIFA dan AFC untuk meminta asistensi di bulan Februari untuk mereka bisa berkunjung ke dua kalinya untuk bisa menyempurnakan seluruh frame work kerja dari Komite Ad Hoc,” dia menjelaskan.

“Tambahan dari meeting pertama ketika pembentukan Komite Ad Hoc ini bersama AFC saat itu dari kepolisian juga hadir. Dan pesan yang paling terpenting adalah usai kami melakukan review seluruh regulasi seperti yang dikatakan pak Riyadh tadi maka perlu juga nanti ditindaklanjuti pilar-pilar atau poin-poin MoU antara PSSI dan kepolisian mengenai match integrity,” katanya.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here