Kabar Nusantara News;- Pasca Gempa dan Gelombang Tsunami menghantam Palu dan Donggala Jumat 28/09,Pemerintah dan relawan langsung bergerak cepat untuk menangani Korban,baik mengirim Tim medis atau pun Bahan Pokok Makanan dan Minuman.

Tapi hingga hari ke Lima pasca gempa,bantuan yang tiba begitu banyak ternyata tak terbagi merata bahkan hingga saat ini banyak yang belum mendapatkan bantuan.

Hal ini pun disesalkan oleh Ketua Knpi Sulawesi Tengah,Banyaknya Bantuan Tanggap Darurat untuk korban Gempa & Tsunami Di Palu,Sigi, Donggala Namun tidak terdistribusi secara baik, sehingga banyak pengungsi yg tidak kebagian Bantuan.

“Saya melihat cara pembagian bantuan yg kurang tepat, masa bantuan di turunkan secara gelondongan di posko2 pengungsi, misalnya beras, di turunkan /karung, di turunkan BerKardus-kardus bukannya di bagi-bagi dulu atau di buat dalam bentuk paket.contohnya 1 kantong kresek isinya Beras 3 Ltr, Mie Instan 5 bgkus, Telur 5 Butir / Orang sehingga efektif, kalau gelondongan begini mau berapa pun Gak akan ada cukup-cukup nya.”ujar Mohammad Nurul Haq saat dihubungi via telpon Rabu 03/10.

Bahkan bukan cuma itu,Pemuda Sulteng ini juga menyesalkan karena banyaknya pengungsi yang belum didata dan tersentu bantuan.

“Kemudian masih banyak pengungsi yang tidak terdata dan tersentuh bantuan darurat karna mereka mengungsi di areal rumah mereka Masing-masing, ini mustinya ada yg bertugas khusus menyisir tempat-tempat itu.”

Nurul Haq juga menjelaskan adanya beberapa titik yang saat ini masih darurat,tidak memiliki apa-apa pasca Gempa dan Tsunami

“misalnya Area Jalan Garuda, Area Tinggede yg dekat dengan Palu, Tondo sebahagian besar, Mamboro, bantuan-bantuan hanya terpusat pada posko-posko besar seperti Lapangan Walikota, Dinas Sosial, Bandar Udara, Halaman-halaman kantor sepanjang Jl.M.Yamin, Donggala Kodi, & Balaroa, yang jumlahnya lebih sedikit ketimbang pengungsi-pengungsi yg di luar itu yang terpisah.”tandasnya

Lanjutnya,jika mau disatukan kan Gak mungkin nampung mustinya di buka posko2 Relawan di setiap area-area yang terkena gempa,kemudian relawan di tempatkan secara proporsional supaya Bantuan-bantuan itu terdistribusi secara baik.

“Jadi Mohon Relawan yg bukan relawan teknis seperti Tenaga medis, dan Tenaga teknis lain kiranya sehari-hari ini dapat membantu untuk mengatur distribusi Bantuan Tanggap darurat ini, Intinya bantuan makanan dan minuman2 itu di bagi perpaket-paket baru di distribusi, Kalau mau bilang kekurangan tenaga, banya organisasi atau ormas mau dan bisa di berdayakan, “semua orang mau membantu kok jadi Gak usah khawatir kurang tenaga.”tutupnya

Sementara Itu KNPI Sulawesi Tengah diketahui juga Telah melakukan pendistribusian bantuan tanggap darurat dari KNPI Mamuju yang dikemas dalam bentuk paket makanan.(sf/fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here