Kabar Nusantara News;- Pemerintah Luwu Utara baru saja mengesahkan RKAPBD senilai 1,3 Triliun Desember 2018 Kemarin.Makassar (09/01/2019)

Dari total jumlah anggaran yang digelontorkan Pemda Luwu Utara, diduga ada sekitar 500 Juta Dana Hibah yang di gelontorkan buat salah satu bangunan diluar Pemerintah Daerah Luwu Utara.

Mendengar hal tersebut, salah satu organisasi Mahasiswa Asal Luwu Utara yaitu PP Pemilar pun kecewa dengan Pemda Luwu Utara karena lebih mementingkan Daerah yang lain dari pada pembangunan didaerahnya sendiri.

“Gerakan 500 juta koin adalah salah satu bentuk kekecewaan kami selaku mahasiswa luwu utara yang melihat kondisi yang ada di luwu utara saat ini.”Ungkap Solihin Ochenk saat dihubungi Via Whatt’s App, Rabu, 09/01.

Menurutnya, Pemerintahan saat ini lebih mementingkan pembangunan atau kemajuan di daerah lain ketimbang daerah sendiri walaupun saat ini memang tidak ada aturan yang menghalangi hal tersebut.

“tapi satu catatan penting bagi kami mahasiswa luwu utara bahwa masih banyak hal-hal yg lebih penting di luwu utara contohnya pembangunan sekolah, infrastruktur jalan ,pasar dan lain-lain yang masi butuh perhatian khusus.”tegasnya.

Lanjutnya, Salah satu visi misi pemerintah saat ini ialah menjadikan Luwu Utara sebagai Kabupaten yang religius. Tapi buktinya, saat ini kita belum melihat salah satu icon yg ada di luwu utara yang menggambarkan bahwa Luwu Utara itu Religius.

“Kita kehilangan jati diri di lutra. Apa yg kita banggakan ketika akan keluar daerah. Insyaallah jika ini terkumpul kami akan bantu salah satu pesantren di Lutra agar kiranya dapat menjadi salah satu icon di lutra. Jadi orang-oramg lutra bisa datang belajar di lutra seperti pesanten di daerah lain.”tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here