Kabar Nusantara News;- Salah satu Oknum PNS Pemkot Makassar Andi Slamet alias Memet (30), dimana berposis sebagai pegawai koperasi di kantor Pemkot Makassar diamankan polisi lantaran diduga terlibat dalam kasus joki CPNS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhumham) RI.Makassar (08/11/2018)

Memet diamankan bersama seorang lainnya, Muhammad Rusman (31), yang berprofesi wiraswasta warga Biringkanaya, Makassar.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, saat melakukan konfrensi pers di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Kamis (8/11/2018) siang.

“Kemarin kita sudah tangkap enam orang, terkahir ini kita tangkap lagi dua orang. Atas nama Muhammad Rusman (33) pekerjaan swasta warga Biringkanaya, kemudian yang kedua Andi Slamet alias Memet seorang PNS di kota Makassar, dia di bagian koperasi,” kata Dicky Sondani.

Keduanya diamankan lantaran diduga terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen atau membuat identitas palsu agar joki bisa masuk ke ruang tes CPNS.

Andi Slamet saat ditanya Dicky Sondani, mengungkapkan, ia berperan sebagai perantara antara peserta tes CPNS dan joki.

“Saya sebagai perantara pembuatan KTP (identitas palsu). KTP dibuat oleh Hendrawan, seorang swasta,” kata Andi Slamet menjawab pertanyaan Dicky.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui banyak cara pembuatan KTP ala si Hendrawan.

“Saya tidak tahu bagaimana caranya (membuat KTP) saya cuman ambil dari dia (Hendrawan) lalu saya serahkan ke Andi Widi (pelaku joki yang sebelumnya telah ditangkap),” ujar Memet.

Sementara, Muhammad Rusman, yang ikut diamankan dalam kasus itu mengaku telah dua kali melakukan hal yang sama dengan berperan sebagai perantara broker dan peserta tes CPNS.

“Tahun lalu pernah juga, tapi pesertanya tidak lolos,” kata Muhammad Rusman.

Jika peserta tes yang didampingi dalam hal perjokian itu lolos, keduanya mengaku mendapat imbalan Rp 75 juta yang kemudian dibagi tiga, broker, perantara dan joki.

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dokumen, KTP, kartu tes dan alat print out atau printer.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here