Kabar Nusantara News;-Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2018 – 2020,Respiratori Saddam Al Jihad hadir sebagai narasumber pada Latihan Kader III HMI Badko Sulselbar,sabtu (06/05/2018).Makassar (05/05/2018)

Dalam penjabarannya sebagai narasumber pelatihan tersebut, Ketua Umum PB HMI mengungkapkan harapannya terhadap HMI kedepannya untuk mandiri secara organisasi.

“Kita menginginkan kemajuan organisasi ini dengan mencetuskan gerakan kemandirian organisasi,” ungkapnya.

Ketum Umum PB yang akrab disapa Saddam juga mengungkapkan bahwa kemandirian organisasi bukan mengindikasikan HMI memutus hubungan silaturrahmi dengan semua unsur kebangsaan dan keummatan di indonesia.

“Kemandirian organisasi adalah visi yang sifatnya sustainable dan tetap menjaga silaturrahmi dengan semua unsur kebangsaan dan keummatan yang ada di indonesia,” lanjutnya.

Saddam pun mengatakan bahwa “kemandirian organisasi bukan berarti kita sibuk dengan internal organisasi dan melupakan kondisi bangsa dan ummat, tetapi HMI tetap eksis dalam pengawalan terhadap ummat dan bangsa dengan pemikiran kritis yang sifatnya memajukan ummat dan bangsa”tegasnya.

Selain itu,Saddam juga mengungkapkan tentang HMI digitalisasi yang menjadi program utama PB HMI secara internal.

“PB HMI kedepannya akan memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menjadikan HMI berbasis digital sebagai wujud dari kemajuan organisasi tetapi tidak meninggalkan kultur dan budaya yang ada di HMI,” tegasnya.

“Saya berterima kasih kepada pengurus HMI Badko Sulselbar karena dalam proses pelaksanaan pelatihan ini memanfaatkan fasilitas digital sebagai salah satu penunjang terlaksananya pelatihan LK III HMI Badko Sulselbar,”tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here