Kabar Nusantara News;- Kasus Dugaan korupsi peningkatan Jalan Pebaian-Tombang Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang disikapi oleh sekelompok mahasiswa Asal enrekang yang tergabung di Aliansi Kesatuan Aksi Mahasiswa Penegak Keadilan Selasa 15 Mei 2018.Makassar (15/05/2018)

Mahasiswa Asal Enrekang ini menuntut Polda Sulsel agar segera menyelesaikan kasus tersebut dimana melibatkan Syafruddin (Sek.Dinas PU) Selaku PPK Proyek,Arli (Direktur CV.Cipta Griyatama Sejaterah Sejahtera) Selaku Penyedia Jasa dan pengawas proyek.

Kasus dugaan korupsi ini yang merugikan negara sebesar Rp.692.576.117.82 dari total anggaran Rp.1.024.272.000 dianggap melibatkan ketua DPRD Kabupaten Enrekang Disman Duma.

Jenderal lapangan Lanyala Soewarno mengatakan dalam orasinya,”Polda Sulsel jangan main main dengan kasus ini,ini kasus besar dan sangat merugikan negara juga enrekang.”ungkapnya.

Adapun Tuntutan dari mahasiswa ini ialah meminta Kapolres Enrekang dan Kasat Reskrim Enrekang di copot dari jabatannya,juga meminta BKD untuk mencopot Disman Duma sebagai Ketua DPRD Kabupaten Enrekang.

Penulis : Arh || Editor : Fadly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here