Kabar Nusantara News;- Aksi Demonstrasi Mahasiswa Universitas Indonesia Timur yang digelar Rabu siang terkait status kampus yang saat ini diberi sanksi oleh Kementerian Riset Dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berlanjut hingga Malam Hari.Jakarta (11/10/2018)

Gedung Menristekdikti yang terletak di jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta Pusat di penuhi oleh Mahasiswa UIT yang memilih menginap di Gedung tersebut.

Hal ini di lakukan agar Kemenristekdikti tidak berdiam diri dalam menangani kasus ini yang dianggap merugikan Ribuan Mahasiswa.

Jenderal lapangan Muhtar mengungkapkan jika Mahasiswa pilih bermalam sekalipun hanya beralaskan Spanduk bekas.

“apapun yang terjadi kami tetap disini,mau tidur dihalaman kantor atau pinggir jalan tidak masalah,ini adalah bagian dari perjuangan.”ungkapnya saat ditemui di Lokasi Kantor Kemenristekdikti Kamis,11/10.

Mahasiswa UIT Menduduki Menristekdikti (Foto/Arh)

Muhtar yang juga Presiden Bem Fisip UIT ini menegaskan jika seluruh perwakilan Fakultas sudah sepakat tidak akan pulang ke Makassar jika tidak ada kejelasan.

“Semua perwakilan Fakultas sudah ada di gerakan ini,kami tak akan pulang jika tidak ada kejelasan,kami ini kuliah sudah tidak jelas,mau dikemanakan Masa depan kami.”tegasnya.

sementara Itu Perwakilan Kemenristekdikti mengungkapkan jika Secepatnya kita akan pertemukan mereka dengan Dirjen Kementerian.

“kita hargai Perjuangan mahasiswa UIT,kita segera usahakan pertemuan dengan Pak Dirjen karena masih di Surabaya.”tutupnya usai pertemuan dengan Mahasiswa.(arh/fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here