Kabar Nusantara News ;–Financial Technology (Fintech), merupakan platform baru yang mulai banyak dimanfaatkan untuk transaksi keuangan via ponsel. Startup fintech menghadirkan layanan transaksi itu melalui aplikasi dengan beragam fitur seperti layanan investasi, tabungan, pembayaran hingga pinjam uang layaknya perbankan. Namun, layanan fintech lebih simpel karena cukup lewat ponsel.

Apalagi setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membolehkan fintech melakukan aktivitas pinjam meminjam, ekspansi fintech makin kencang hingga menjadi saingan berat bagi perbankan.

Ketatnya persaingan dengan fintech diakui Direktur Utama Bank Sulselbar, Andi Muhammad Rahmat. Menurut dia, perbankan akan cukup sulit bersaing dengan fintech.

“Makanya, daripada bersaing, lebih baik berkolaborasi membangun aliansi strategis dengan fintech,” ungkap Andi Muhammad Rahmat dalam acara pembukaan distrik di Pipo Mall pekan lalu.

Menurut Andi Muhammad Rahmat, fintech punya kelebihan seperti layanan yang terus aktif meskipun di hari libur atau luar jam kerja. Karena itu di tahun ini, Bank Sulselbar menggandeng setidaknya tiga fintech untuk memaksimalkan fungsi perbankan. Seperti misalnya layanan pinjaman Bank Sulselbar, bisa disalurkan lewat fintech. Juga model kerja sama lain.

“Dari tiga fintech, satu fintech kerjasama untuk layanan tabungan, dua lainnya kerjasama kredit,” katanya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here